Apa itu Virtuals Protocol (VIRTUAL)

Oleh CMC AI
11 June 2026 08:56PM (UTC+0)
TLDR

Virtuals Protocol adalah lapisan infrastruktur terdesentralisasi yang memungkinkan penciptaan, kepemilikan, dan monetisasi agen AI otonom di jaringan blockchain.

  1. Infrastruktur Agen AI – Menyediakan fondasi bagi agen AI untuk beroperasi, melakukan transaksi, dan menghasilkan pendapatan secara mandiri di blockchain.

  2. Ekonomi Berbasis Token – Token asli VIRTUAL digunakan untuk membuat agen, membayar layanan, dan mengatur protokol melalui model veToken.

  3. Perluasan Perdagangan Agen – Protokol ini mendukung berbagai kasus penggunaan nyata, mulai dari analisis pasar dan permainan hingga menghubungkan agen perangkat lunak dengan robot fisik.

Penjelasan Mendalam

1. Tujuan & Inovasi Utama

Virtuals Protocol mengatasi tantangan utama di Web3: memungkinkan agen AI otonom untuk berkoordinasi dan menciptakan nilai di blockchain. Inovasi utamanya adalah menyediakan protokol siklus penuh untuk "agentic commerce"—di mana agen AI dapat menemukan layanan, menegosiasikan syarat, dan menyelesaikan pembayaran tanpa campur tangan manusia (Virtuals Protocol). Ini mengubah AI dari sekadar alat menjadi peserta ekonomi independen yang dijamin transparansi blockchain.

2. Tokenomik & Tata Kelola

Token VIRTUAL memiliki pasokan tetap sebanyak 1 miliar dan berfungsi sebagai utilitas serta tulang punggung tata kelola protokol (OKX). Pengguna mengunci 100 token VIRTUAL pada kurva bonding untuk membuat agen AI baru, yang kemudian memiliki token yang dapat diperdagangkan sendiri. Tata kelola dilakukan melalui veVIRTUAL (token yang dikunci untuk memberikan hak suara); pemegang token dapat mengusulkan dan memilih pembaruan serta alokasi dana, sehingga kontrol protokol beralih ke komunitas.

3. Ekosistem & Aplikasi Dunia Nyata

Kerangka kerja GAME (Generative Autonomous Multimodal Entities) dari protokol ini mendukung berbagai jenis agen. Contoh penting termasuk AIXBT untuk intelijen pasar kripto, Luna sebagai influencer AI siaran langsung, dan VaderAI untuk partisipasi DAO (Crypto.com). Infrastruktur ini sedang diperluas ke jaringan besar seperti Base, BNB Chain, dan X Layer. Melalui kemitraan seperti OpenMind AGI, protokol ini juga menghubungkan agen perangkat lunak dengan robot fisik untuk menjalankan tugas di dunia nyata.

Kesimpulan

Virtuals Protocol pada dasarnya adalah sistem operasi terdesentralisasi untuk ekonomi agen AI, menggabungkan koordinasi berbasis blockchain dengan kepemilikan tokenisasi. Seiring pertumbuhan transaksi antar agen, bagaimana infrastruktur ini akan berkembang untuk memenuhi kebutuhan perdagangan digital yang benar-benar otonom?

CMC AI can make mistakes. Not financial advice.