Apa itu Velvet (VELVET)

Oleh CMC AI
12 June 2026 08:48PM (UTC+0)
TLDR

Velvet (VELVET) adalah Sistem Operasi DeFAI (Decentralized Finance + Artificial Intelligence) yang dirancang untuk mempermudah riset on-chain, perdagangan, dan manajemen portofolio.

  1. Terminal DeFi Berbasis AI – Mengintegrasikan multi-agent AI Co-Pilot yang membantu pengguna menemukan, menganalisis, dan menjalankan strategi DeFi menggunakan bahasa alami.

  2. Manajemen Portofolio Multi-Chain – Platform ini memungkinkan pembuatan vault tokenized non-kustodial untuk mengelola aset di berbagai blockchain seperti BNB Chain, Base, dan Solana.

  3. Token Tata Kelola & Utilitas – Token VELVET memberikan hak tata kelola, diskon biaya, dan bagian dari pendapatan protokol saat dipertaruhkan sebagai veVELVET.

Penjelasan Mendalam

1. Tujuan & Nilai Utama

Velvet bertujuan menyederhanakan interaksi DeFi yang kompleks dengan menggabungkan keuangan terdesentralisasi dan kecerdasan buatan. Nilai utamanya adalah berperan sebagai "Intent OS" untuk DeFi, yang memungkinkan pengguna menyampaikan tujuan perdagangan dengan bahasa yang mudah dimengerti. Agen AI dalam sistem kemudian melakukan riset dan eksekusi di berbagai protokol, mengurangi risiko dan menghemat waktu bagi trader, DAO, dan manajer dana (Velvet.Capital Docs).

2. Teknologi & Dasar Ekosistem

Platform ini dibangun dengan arsitektur multi-chain non-kustodial. Pengguna tetap mengendalikan aset mereka sambil mengakses dashboard terpadu untuk swap, bridging, dan manajemen portofolio di jaringan seperti Ethereum, Solana, dan BNB Chain. Fitur utama adalah tokenized vaults; lebih dari 10.000 vault telah dibuat, memungkinkan siapa saja untuk membuat atau berinvestasi dalam portofolio yang dikelola dengan eksekusi transparan di blockchain (CoinMarketCap).

3. Tokenomik & Tata Kelola

Token VELVET menjadi pusat keselarasan ekosistem. Dengan mengunci token untuk mendapatkan veVELVET, pengguna memperoleh kekuatan suara tata kelola yang lebih besar, pengurangan biaya perdagangan, dan klaim atas pendapatan protokol. Model ini mendorong partisipasi jangka panjang, karena sebagian dari semua biaya platform digunakan untuk membeli kembali dan mendistribusikan VELVET kepada para staker (flocryptow on X).

Kesimpulan

Velvet pada dasarnya adalah sistem operasi cerdas yang menggunakan AI untuk mengotomatisasi dan menyederhanakan keuangan on-chain, didukung oleh token yang dirancang untuk tata kelola dan pertumbuhan ekosistem bersama. Bagaimana AI agentiknya akan berkembang untuk menangani strategi lintas-chain yang semakin kompleks?

CMC AI can make mistakes. Not financial advice.