Penjelasan Mendalam
1. Phoenix Mainnet & Perombakan Konsensus (April 2022)
Gambaran: Ini adalah pembaruan teknis besar yang mempersiapkan peluncuran mainnet. Sistem konsensus inti jaringan dirombak dan ditambahkan Layer 2 khusus untuk komputasi privat, yang langsung meningkatkan keamanan dan kemampuan platform untuk aplikasi AI perusahaan.
Pembaruan ini mengubah sistem Delegated Proof-of-Stake (DPOS) standar menjadi model hybrid yang lebih aman dengan menggabungkan DPOS dan Practical Byzantine Fault Tolerance (PBFT), serta menggunakan Verifiable Random Function (VRF) untuk pemilihan validator. Selain itu, diperkenalkan Layer 2 unik yang bukan untuk scaling, melainkan untuk meningkatkan komputasi yang menjaga privasi seperti multi-party computation (MPC) dan federated learning, dengan kontrak yang dikodekan dalam WASM agar lebih fleksibel.
Maknanya: Ini adalah kabar baik untuk PHB karena membangun fondasi yang lebih kuat dan aman untuk mainnet, khususnya untuk beban kerja AI yang kompleks dan sensitif terhadap privasi yang dibutuhkan perusahaan. Ini menandai peralihan dari testnet ke jaringan siap produksi.
(Phoenix Global)
2. Pengembangan Q2 & Finalisasi Staking dApp (Mei 2021)
Gambaran: Pembaruan ini mencakup berbagai pengembangan yang sedang berjalan. Mengumumkan fase akhir dari Phoenix Staking dApp resmi ("Staker") dan investasi strategis untuk memperluas kemampuan Federated Learning (FL) serta kemitraan.
Staking dApp direncanakan rilis di BSC dengan beberapa tingkatan yang sudah ditentukan. Tim menekankan pengembangan FL—pendekatan AI terdesentralisasi—dengan rencana integrasi ke sistem AI yang sudah ada dan Phoenix Oracle, serta eksplorasi kasus penggunaan IoT. Juga diumumkan pilot enterprise baru bersama perusahaan travel-tech Green Cloud dan Zhuoyue Education.
Maknanya: Ini netral untuk PHB karena menunjukkan pengembangan aktif di infrastruktur, tokenomics (staking), dan adopsi dunia nyata (pilot enterprise). Namun, ini masih berupa rencana ke depan, bukan kode yang sudah dirilis, dengan keberhasilan tergantung pada pelaksanaan dan waktu adopsi.
(Phoenix Global)
3. Rilis Alpha Phoenix Oracle (Februari 2021)
Gambaran: Menandai rilis kode dasar untuk jaringan oracle milik Phoenix. Versi Alpha menyelesaikan fungsi verifikasi data single-node, dengan roadmap dukungan multi-node dan antarmuka pengguna di versi beta berikutnya.
Oracle ini dirancang agar chain-agnostic, menargetkan interoperabilitas dengan Phoenix Chain, Ethereum, BSC, dan Klaytn. Rilis ini mengundang anggota komunitas yang teknis untuk menguji kode, dengan pengujian lebih luas direncanakan pada versi beta yang terhubung dengan feed harga uji coba.
Maknanya: Ini positif untuk PHB karena oracle yang andal adalah infrastruktur penting untuk menghubungkan data dunia nyata ke aplikasi AI dan DeFi berbasis blockchain, meningkatkan kegunaan dan potensi ekosistem Phoenix secara keseluruhan.
(Phoenix Global)
Kesimpulan
Sejarah kode yang tersedia menunjukkan Phoenix membuat kemajuan arsitektural signifikan sekitar 2021-2022, dengan fokus pada infrastruktur inti seperti mekanisme konsensus, oracle, dan sistem staking. Namun, tidak ada commit teknis terbaru atau pembaruan versi yang rinci dalam data yang diberikan, sehingga sulit menilai kecepatan pengembangan saat ini. Bagaimana pengumuman produk terbaru proyek, seperti PhoenixONE V1.0, tercermin dalam aktivitas GitHub dan pembaruan protokol saat ini?