Penjelasan Mendalam
1. Tujuan dalam Sistem Dua Token
Ontology menggunakan model dua token. ONT adalah token tata kelola yang digunakan untuk staking dan voting, sementara ONG adalah token utilitas yang dipakai untuk membayar biaya transaksi atau "gas". Pemisahan ini bertujuan untuk melindungi biaya operasional jaringan dari fluktuasi harga ONT, sehingga biaya yang dibayar pengguna dan pengembang menjadi lebih stabil dan dapat diprediksi.
2. Fungsi Utama dan Peran dalam Ekosistem
ONG diperlukan untuk menjalankan semua aktivitas di blockchain Ontology. Ini termasuk mentransfer aset, menjalankan kontrak pintar, dan menggunakan fitur utama ekosistem seperti ONT ID (kerangka identitas digital terdesentralisasi) dan DDXF (pertukaran data terdesentralisasi). Singkatnya, ONG adalah bahan bakar yang memungkinkan visi Ontology untuk memberikan kontrol penuh kepada pengguna atas identitas dan privasi data mereka.
3. Tokenomik dan Perkembangan Tata Kelola Terbaru
Setelah melalui pemungutan suara komunitas, total pasokan ONG dibatasi secara permanen sebanyak 800 juta token pada akhir tahun 2025, dengan 200 juta token dibakar (Cryptopotato). Sebagian aset juga dikunci secara permanen untuk meningkatkan likuiditas. Selain itu, tata kelola komunitas berhasil menurunkan biaya gas di jaringan hingga 80% pada Januari 2026 (Crypto Briefing), sehingga membuat jaringan lebih hemat biaya.
Kesimpulan
Ontology Gas adalah bahan bakar operasional utama untuk blockchain yang dibangun atas dasar kepercayaan, memungkinkan pengelolaan identitas digital dan data secara aman dan privat. Bagaimana peran ONG akan berkembang seiring Ontology mengintegrasikan tumpukan identitasnya dengan kecerdasan buatan dan monetisasi data?