Apa itu NEAR Protocol (NEAR)

Oleh CMC AI
11 June 2026 08:50PM (UTC+0)
TLDR

NEAR Protocol adalah blockchain yang skalabel dan mudah digunakan, dirancang sebagai lapisan eksekusi dasar untuk ekonomi lintas-rantai yang didorong oleh kecerdasan buatan (AI).

  1. Fokus pada AI & Agen – Dirancang sebagai lapisan penyelesaian untuk agen AI dan perdagangan otonom, menjadikan token asli NEAR sebagai "mata uang agen."

  2. Sharding yang Skalabel – Menggunakan teknologi sharding unik bernama Nightshade untuk memproses transaksi secara paralel, memungkinkan throughput tinggi dan biaya rendah.

  3. Abstraksi Rantai – Sistem NEAR Intents memungkinkan pengguna dan agen AI melakukan transaksi lintas lebih dari 35 blockchain hanya dengan satu akun.

Penjelasan Mendalam

1. Tujuan & Nilai Tambah

NEAR Protocol telah berkembang dari platform kontrak pintar umum menjadi infrastruktur untuk ekonomi AI. Misi utamanya adalah memungkinkan masa depan di mana agen AI dapat melakukan transaksi secara mandiri, dimiliki, dan menghasilkan pendapatan secara on-chain. Co-founder Illia Polosukhin menyebutnya sebagai "lapisan eksekusi untuk ekonomi AI" dan "lapisan perdagangan terpadu untuk aset dan agen" (NEAR Protocol). Hal ini menjadikan token NEAR sebagai media pertukaran dan penyelesaian utama untuk internet agenik baru ini.

2. Teknologi & Arsitektur

NEAR adalah blockchain Layer 1 dengan mekanisme proof-of-stake yang mencapai skalabilitas melalui sharding. Inovasi utamanya, Nightshade, membagi beban kerja jaringan menjadi beberapa segmen (shard) yang memproses transaksi secara bersamaan. Arsitektur ini memungkinkan jaringan untuk berkembang secara linear, mendukung throughput transaksi tinggi dengan biaya rendah—fitur penting untuk pengembangan aplikasi terdesentralisasi (dApp) yang ramah pengembang (BTC Markets).

3. Pembeda Utama: NEAR Intents

Pembeda utama lainnya adalah NEAR Intents, protokol perdagangan universal yang menyederhanakan kompleksitas blockchain. Alih-alih harus secara manual menghubungkan aset antar blockchain, pengguna atau agen AI cukup menyatakan hasil yang diinginkan (disebut "intent"). Jaringan solver kemudian mencari jalur paling efisien di lebih dari 35 rantai yang terhubung untuk mengeksekusinya. Ini menciptakan pengalaman lintas-rantai yang mulus dan tanpa biaya gas, sangat penting untuk jaringan agen AI yang saling terhubung (NEAR Protocol).

Kesimpulan

Secara fundamental, NEAR Protocol adalah blockchain yang dibangun dari awal untuk menggabungkan penyelesaian yang skalabel, eksekusi lintas-rantai, dan fitur pelindung privasi, dengan tujuan menjadi infrastruktur standar bagi generasi aplikasi otonom bertenaga AI berikutnya. Seiring visi ini berkembang, bagaimana definisi "pengguna" akan berubah dari manusia menjadi agen AI?

CMC AI can make mistakes. Not financial advice.