Penjelasan Mendalam
1. Fokus Pasca Penutupan DeFi (2025–2026)
Gambaran Umum: Pada Juli 2025, Loopring mengumumkan penghentian produk DeFi-nya, termasuk Dual Investment dan Portal, pada tanggal 31 Juli 2025 (Loopring). Keputusan ini diambil karena fitur-fitur tersebut bergantung pada pembuat pasar terpusat, yang bertentangan dengan tujuan jangka panjang proyek untuk membangun Layer 2 yang sepenuhnya terpercaya dan skalabel. Saat ini, tim sedang mengalihkan sumber daya untuk mengembangkan sistem keuangan baru yang tanpa izin di atas protokol Loopring.
Apa artinya ini: Ini adalah perubahan strategi yang netral hingga positif untuk LRC. Dengan menghilangkan ketergantungan produk jangka pendek yang tidak dapat diskalakan, hal ini mungkin mengurangi kegunaan dalam waktu dekat, tetapi memberi kebebasan bagi tim untuk membangun infrastruktur yang lebih berkelanjutan dan terdesentralisasi yang dapat mendorong adopsi jangka panjang dan pendapatan biaya.
2. Visi L2 yang Skalabel dan Terdesentralisasi (Jangka Panjang)
Gambaran Umum: Peta jalan utama berfokus pada peningkatan zkRollup khusus aplikasi dari Loopring agar menjadi opsi paling skalabel dan terdesentralisasi untuk perdagangan non-kustodian dan NFT. Ini meliputi peningkatan protokol secara berkelanjutan, kemungkinan ekspansi multi-jaringan lebih lanjut untuk smart wallet-nya, serta riset solusi skalabilitas generasi berikutnya seperti zkEVM dan penerapan Layer 3, yang sebelumnya telah dieksplorasi bersama Taiko.
Apa artinya ini: Ini adalah kabar baik untuk nilai jangka panjang LRC, karena keberhasilan akan mengukuhkan kegunaannya sebagai token biaya untuk Layer 2 yang memiliki throughput tinggi dan aman. Risiko utamanya adalah pelaksanaan yang harus bersaing dengan L2 lain, dan sisi negatifnya adalah potensi pengembangan yang lama dengan waktu adopsi pengguna yang tidak pasti di pasar yang sudah padat.
Kesimpulan
Peta jalan Loopring adalah pergeseran yang disengaja dari model hibrida menuju permainan desentralisasi murni yang skalabel, dengan keyakinan bahwa kepercayaan jangka panjang akan menarik pengguna. Pertanyaannya adalah seberapa cepat tim dapat menghadirkan sistem tanpa izin baru ini untuk menghidupkan kembali aktivitas jaringan?