Apa itu Avantis (AVNT)

Oleh CMC AI
13 June 2026 12:08AM (UTC+0)
TLDR

Avantis (AVNT) adalah token utilitas dan tata kelola asli untuk protokol Avantis, sebuah bursa perpetual futures terdesentralisasi yang dibangun di atas Base. Avantis bertujuan menjadi lapisan leverage universal di DeFi untuk perdagangan cryptocurrency dan aset dunia nyata.

  1. Protokol Inti: Bursa terdesentralisasi (DEX) untuk kontrak perpetual futures, mendukung perdagangan leverage tinggi di berbagai aset seperti kripto, forex, komoditas, dan indeks.

  2. Peran Token: Berfungsi sebagai penghubung ekosistem, memungkinkan tata kelola, staking untuk keamanan dan hadiah, serta insentif pengguna seperti diskon biaya dan peningkatan XP.

  3. Dasar Teknologi: Token ERC-20 yang berjalan di jaringan Base Layer-2, dirancang untuk transaksi cepat, biaya rendah, dan efisiensi modal.

Penjelasan Mendalam

1. Tujuan & Lapisan Leverage Universal

Avantis hadir untuk memenuhi kebutuhan perdagangan derivatif yang transparan, tanpa izin, dan setara dengan standar institusional di dunia DeFi. Visi Avantis adalah menciptakan "lapisan leverage universal" yang menggabungkan semua aktivitas perdagangan melalui satu vault likuiditas berbasis USDC. Arsitektur ini bertujuan memaksimalkan efisiensi modal dan menyediakan likuiditas dalam jumlah besar di lebih dari 80 pasar, mulai dari Bitcoin hingga minyak sintetis dan pasangan forex. Protokol ini menawarkan perdagangan tanpa biaya (hanya mengenakan biaya pada perdagangan yang menguntungkan) serta fitur seperti pengembalian kerugian untuk menyeimbangkan risiko.

2. Utilitas & Tata Kelola Token AVNT

Token $AVNT sangat penting untuk menyelaraskan dan mengembangkan ekosistem. Total pasokan token ini tetap sebanyak 1 miliar, dengan lebih dari 50% dialokasikan untuk insentif komunitas. Fungsi utamanya meliputi tata kelola (voting di masa depan untuk pembaruan protokol dan aset baru), staking (mengamankan protokol dan mendapatkan bagian dari biaya, dengan target APR sekitar 20%), serta manfaat pengguna seperti diskon biaya perdagangan dan peningkatan XP untuk keterlibatan di platform. Program buyback-and-burn juga menggunakan sebagian pendapatan protokol untuk menciptakan tekanan deflasi.

3. Teknologi & Integrasi Jaringan Base

Avantis bukanlah blockchain mandiri, melainkan aplikasi terdesentralisasi (dApp) khusus yang dibangun di atas Base, jaringan Layer-2 Ethereum milik Coinbase. Pilihan ini memberikan keuntungan besar: kecepatan transaksi yang lebih cepat dan biaya lebih rendah dibandingkan dengan mainnet Ethereum, sambil tetap mengandalkan keamanan Ethereum. Protokol ini memanfaatkan skalabilitas Base untuk menawarkan fitur seperti leverage hingga 500x dan perdagangan self-custodial langsung dari dompet pengguna.

Kesimpulan

Avantis pada dasarnya adalah protokol derivatif terdesentralisasi yang menggunakan token AVNT untuk mengatur, mengamankan, dan memberi insentif pada pasar terpadu untuk perdagangan leverage di aset digital maupun tradisional. Apakah "lapisan leverage universal" ini akan berhasil menjembatani DeFi dengan dunia luas derivatif aset dunia nyata? Waktu yang akan menjawab.

CMC AI can make mistakes. Not financial advice.